Nilai Hasil Tes Tak Dicantumkan, Peserta Curigai Seleksi PPS di Wonogiri Tidak Transparan

- Senin, 23 Januari 2023 | 19:51 WIB
Ilustrasi pemilu (SMSolo/dok)
Ilustrasi pemilu (SMSolo/dok)

WONOGIRI, suaramerdeka-solo.com - Beberapa peserta seleksi Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kabupaten Wonogiri mencurigai proses seleksi yang mereka jalani tidak transparan. Pasalnya, nilai tes tertulis maupun wawancara tidak diumumkan secara terbuka.

Salah seorang peserta seleksi PPS dari Kecamatan Puhpelem yang tidak bersedia disebutkan namanya mengatakan, dia tidak bisa mengetahui nilai tes tertulis yang dijalani.

Alhasil, dia curiga ada permainan dalam tes tersebut.

"Kalau bisa setransparan mungkin jadi kita bisa tahu nilai tesnya. Kalau begini kan mikirnya ada permainan," katanya.

Baca Juga: Sejarah Pengawas Wonogiri Diabadikan Lewat Buku

Hal senada diutarakan peserta seleksi PPS asal Kecamatan Selogiri yang juga tidak bersedia disebutkan namanya. Menurutnya, nilai tes yang tidak diumumkan membuat peserta berpikir tes tersebut tidak transparan.

Seharusnya, nilai tes tertulis maupun wawancara diumumkan secara terbuka begitu tes selesai. Dengan demikian, peserta mengetahui dengan jelas bagai mana hasil tes yang dia jalani. Selanjutnya, mereka lebih dapat menerima hasil tes tersebut.

Dia membandingkan tes seleksi PPS Kabupaten Wonogiri dengan tes seleksi PPS di Kabupaten Sukoharjo.

"Di kabupaten lain, seperti di Sukoharjo, nilainya dimunculkan. Tapi di Wonogiri kok tidak," ujarnya.

Baca Juga: Ayo Mendaftar Panwas Desa/Kelurahan! Batas Penyerahan Berkas 19 Januari 2023

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonogiri Toto Sihsetyo Adi melalui Komisioner Bidang Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan Sumberdaya Manusia Augustina Puspa Dewi menerangkan, nilai tes memang tidak ditampilkan. Hal itu sesuai dengan keputusan dalam rapat pleno.

"Terkait nilai, tidak diatur di regulasinya. Kebijakan (yang diambil) di rapat pleno, nilai tidak ditampilkan," terangnya.

Pihaknya telah menjalankan seleksi sesuai regulasi. Yakni Peraturan KPU no 8/2022 tentang Pembentukan dan Tata Kerja Badan Adhoc Penyelenggara Pemilihan Umum dan Pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota.

Baca Juga: 1.108 Peserta Ikuti Seleksi Panwas Desa/Kelurahan di Klaten

Selain itu Keputusan KPU no 534/2022 tentang Perubahan atas Keputusan KPU no 476/2022 tentang Pedoman Teknis Pembentukan Badan Adhoc Penyelenggara Pemilihan Umum dan Pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota. Dalam regulasi tersebut tidak mengharuskan nilai tes diumumkan secara terbuka.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akademisi Diminta Berperan dalam Konservasi Air

Minggu, 5 Februari 2023 | 09:35 WIB

PKS Wonogiri Targetkan Enam Kursi dalam Pileg 2024

Kamis, 2 Februari 2023 | 07:27 WIB

Panen Raya Jagung di Bendungan Plumbon Wonogiri

Minggu, 29 Januari 2023 | 20:52 WIB
X