Enam Posisi Kepala Desa di Sragen Kosong, Bupati Tunjuk Pj

- Jumat, 13 Agustus 2021 | 15:42 WIB
Sekda Sragen Tatag Prabawanto mendampingi Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati dalam suatu acara yang digelar di Embung Ngepringan, Dukuh Pungkruk DesaNGepringan, Kecamatan Jenar. (SMSolo/Basuni)
Sekda Sragen Tatag Prabawanto mendampingi Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati dalam suatu acara yang digelar di Embung Ngepringan, Dukuh Pungkruk DesaNGepringan, Kecamatan Jenar. (SMSolo/Basuni)

SRAGEN, suaramerdeka-solo.com - Enam desa di Kabupaten Sragen mengalami kekosongan jabatan kepala desa (kades). Enam desa itu tersebar di beberapa kecamatan.

Posisi kades lowong karena pejabatnya meninggal karena sakit, kecelakaan dan terpapar Covid-19. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen mengisi kekosongan tersebut dengan penjabat (Pj) yang statusnya Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sekretaris Daerah (Sekda) Tatag Prabawanto mengatakan, jabatan itu kosong karena kades sebelumnya ada yang sakit dan penyebab lainnya. Guna mengatasi kekosongan itu, Pemkab Sragen telah menempatkan Pj kades, dari ASN pemerintah kecamatan setempat atau dari yang lain.

Baca Juga: Minggu, Jenazah KGPAA Mangkunegara IX akan Dimakamkan di Girilayu

"Penunjukan Pj kades itu dilakukan Bupati Sragen, agar roda pemerintahan tetap bisa berjalan dengan baik," ujar Sekda.

Desa yang diisi Pj Kades itu, Desa Gilirejo Baru dan Girimargo, Kecamatan Miri. Desa Jenggrik Kecamatan Kedawung, Desa Sambirejo, Kecamatan Sambirejo, dan Desa Gentan Banaran Kecamatan Plupuh.

Baca Juga: 20 Pasien Covid-19 Sembuh dan Boleh Pulang dari Tempat Isolasi Terpusat

Sedangkan Desa Glonggong, Kecamatan Gondang belum ditunjuk. Dari enam kades itu, empat orang meninggal karena positif terpapar Covid-19, seorang lainnya sakit dan satu orang kecelakaan.

Sekda mengungkapkan, untuk pengisian dengan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pergantian antarwaktu (PAW) belum memungkin karena masih adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Sesuai instruksi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), memang belum boleh melakukan Pilkades PAW,” tandas Sekda. Namun meski diisi Pj kades, roda pemerintahan di desa setempat tidak terganggu dan masih bisa berjalan dengan baik. **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Penyaluran BLT Kompensasi BBM di Sragen Terus Dipantau

Senin, 19 September 2022 | 01:44 WIB

Kader PPP Sragen Tunggu Keputusan di Tingkat Pusat

Senin, 12 September 2022 | 06:00 WIB
X