Enam Posisi Kades Kosong, Pemilihan Kades di Sragen Terganjal Status PPKM

- Jumat, 13 Agustus 2021 | 18:05 WIB
Ilustrasi PPKM (Istimewa via Suara.com) ((Istimewa via Suara.com))
Ilustrasi PPKM (Istimewa via Suara.com) ((Istimewa via Suara.com))

SRAGEN, suaramerdeka-solo.com - Pemilihan kepala desa bagi desa yang posisi kepala desanya kosong, terhambat aturan.

Sebab daerah tidak bisa melakukan pengisian karena ada aturan dari Kemendagri, bahwa wilayah yang diberlakukan PPKM tidak bisa menggelar Pilkades PAW. Padahal di Kabupaten Sragen statusnya adalah daerah dengan PPKM Level 4.

Kepala Bagian Pemerintahan Setda Sragen Rina Wijaya mengatakan, untuk Desa Jenggrik, pejabat kades sebelumnya sudah meninggal sebelum Covid-19.

Baca Juga: Enam Posisi Kepala Desa di Sragen Kosong, Bupati Tunjuk Pj

Namun Pilkades PAW gagal dilakukan karena waktu pengajuan terhambat pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Sragen dan dan awal pandemi Covid-19.

"Untuk posisi kades yang ditunjuk Pj kades dari ASN, tidak harus dari kecamatan masing-masing, namun sebagian besar memang dari kecamatan,” terang Rina.

Untuk Desa Glonggong belum diisi pj kades, karena Kades Glonggong, Suwanto meninggal setelah menjalani perawatan pada Selasa (10/8) lalu.

Baca Juga: Panen Lele, Polsek Polokarto Bagikan Pada Warga yang Isolasi Mandiri

"Daerah tidak bisa melakukan pengisian karena ada aturan dari Kemendagri, bahwa wilayah yang diberlakukan PPKM tidak bisa menggelar Pilkades PAW. Sehingga pengisian oleh ASN yang ditunjuk oleh bupati."

Untuk diketahui, ada enam desa di Kabupaten Sragen yang posisi kepala desanya kosong. Hal itu terjadi karena pejabat sebelumnya meninggal. Sekda Sragen Tatag Prabawanto mengatakan, posisi kades diisi Pj.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Minyak Goreng Di Pasar Tradisional Boleh Harga Lama

Minggu, 23 Januari 2022 | 19:05 WIB

Banyak Peminat KIP Kuliah di Sragen, Gagal

Senin, 17 Januari 2022 | 21:15 WIB

Warga Sragen Tewas Saat Menguras Sumur

Kamis, 6 Januari 2022 | 22:15 WIB
X