Waduh! Elpiji Bersubsidi Langka di Wonogiri

- Jumat, 20 Agustus 2021 | 13:57 WIB
ANTRE GAS : Antrean tabung gas berukuran tiga kilogram terlihat di salah satu pangkalan elpiji bersubsidi Wonokarto, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, Jumat (20/8/2021).   (SMSolo/Khalid Yogi)
ANTRE GAS : Antrean tabung gas berukuran tiga kilogram terlihat di salah satu pangkalan elpiji bersubsidi Wonokarto, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, Jumat (20/8/2021). (SMSolo/Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka-solo.com - Gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram langka di wilayah Wonogiri kota dalam beberapa hari ini.

Alhasil, antrean panjang terlihat di beberapa pangkalan elpiji bersubsidi, karena langka.

Hal itu terlihat di pangkalan elpiji bersubsidi Wonokarto, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri.

Baca Juga: Masuk PPKM Level IV, Boyolali Belum Bisa PTM

Masyarakat mengantre dengan meletakkan tabung kosongnya hingga berderet-deret.

Setiap pembeli meletakkan satu tabung kosong sebagai tanda mengantre di depan pangkalan.

Guritno, salah seorang karyawan pangkalan tersebut mengungkapkan, antrean elpiji bersubsidi sebenarnya biasa dijumpai sejak Idul Fitri lalu.

Baca Juga: Kebanjiran Pesanan, Pabrik Garmen Rutan Solo Jadi yang Pertama di Jawa Tengah

Menjelang Idul Adha lalu, antreannya semakin panjang, bahkan terkadang hingga sekitar 70 tabung.

Pangkalan itu sebenarnya baru buka pukul 07.30 WIB.

Namun, antrean sudah mengular sejak beberapa jam sebelum buka.

Baca Juga: Tinjau Kesiapan PTM di Klaten, Dirjen Dikdasmen: Kalau Nunggu Semua Vaksin akan Lama

Dia tidak mengetahui secara pasti penyebab banyaknya warga yang antre membeli gas.

Adapun pasokan elpiji bersubsidi di pangkalan tersebut rutin dan tidak pernah tersendat.

Eko, warga Brumbung, Kelurahan Kaliancar mengatakan, elpiji bersubsidi mulai sulit dicari sejak beberapa pekan ini.

Baca Juga: Membanggakan! 10 Atlet NPCI Asal Sukoharjo Lolos Peparnas XVI Papua

Sejumlah toko dan warung di wilayah Wonogiri kota sering kehabisan stok gas berukuran tiga kilogram tersebut.

Kabid Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (KUKM & Perindag) Sunardi mengaku mendapatkan laporan mengenai antrean pembeli elpiji bersubsidi.

Pihaknya langsung mengecek ke lokasi.

Baca Juga: Tim Voli Putri Jawa Tengah Duel Segiempat Versus Sesama Kontestan PON di Ragunan

Sunardi belum bisa memastikan penyebab panjangnya antrean.

Dia menduga hal itu terjadi karena banyak warga yang memasak sendiri di rumah.

"Saat PPKM, banyak warung yang tutup, sehingga masyarakat memilih memasak sendiri di rumah. Tapi ini baru dugaan," terangnya.*

Halaman:
1
2
3

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

20.000 Benih Ikan Ditebar di Waduk Pidekso Wonogiri

Jumat, 21 Januari 2022 | 20:04 WIB

SD 3 Sukoharjo Wonogiri Tanam 6.500 Bibit Pohon

Jumat, 14 Januari 2022 | 21:15 WIB

Siswa Madrasah dan Santri Wonogiri Ikut Divaksin

Kamis, 6 Januari 2022 | 08:44 WIB

65 Anggota Polres Wonogiri Naik Pangkat

Senin, 3 Januari 2022 | 19:40 WIB
X