Tinggalkan Mobil Dinas di SMK Batik 2 Surakarta, Ini Kata Gibran

- Minggu, 22 Agustus 2021 | 16:33 WIB
Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka.  (SMSolo/dok)
Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka. (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengaku sengaja meninggalkan mobil dinasnya di depan SMK Batik 2 Surakarta.

Meski tidak membeberkan latar belakang keputusannya, Gibran tidak menampik jika aksi tersebut dilakukan seiring beredarnya informasi jika pengelola sekolah berencana pembelajaran tatap muka (PTM) mulai Senin (23/8/2021).

Baca Juga: Mobil Dinas Gibran Ditinggal di Depan SMK Batik 2 Surakarta. Ada Apa?

“Saya tahu guru, orang tua dan murid pasti bersemangat untuk bisa segera PTM. Tapi meskipun situasi membaik, kami belum memvaksin seluruh siswa. Mohon bersabar dulu,” tandas Gibran, Minggu (22/8/2021).

Gibran mengklaim hanya melaksanakan SE Wali Kota tentang pemberlakuan PPKM Level 4 di Solo, serta melindungi peserta didik dari potensi penularan Covid-19.

Baca Juga: Guru Jangan Jadi S3. Sak Sake, Sak Anane dan Sak Isane

“Kita ikuti aturan yang berlaku saja. Tidak boleh mewajibkan PTM di tengah situasi darurat seperti ini. Saya juga sudah cek ke dinas provinsi dan Pak Gub (Gubernur Jateng), belum boleh (menggelar PTM).”

Wali Kota mengaku tidak akan memberi sanksi kepada pengelola sekolah, lantaran kewenangan pengelolaan SMA/SMK berada di tangan Pemprov Jateng.

Ia juga tidak berkomentar banyak, terkait rencana pengambilan mobil dinas dari tempat tersebut.

Baca Juga: Eko Mei, Guru SMKN Jenawi Kembangkan DC Smart Energy untuk Listrik Murah dan Aman

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Sisihkan Uang Belanja, DWP UNS Gelar Jumat Berbagi

Jumat, 26 November 2021 | 22:05 WIB

ISI Surakarta Gelar Festival Keris Internasional

Jumat, 26 November 2021 | 10:26 WIB
X