Kapolres Minta Korban Melapor, Terkait Arisan Fiktif

- Kamis, 26 Agustus 2021 | 12:34 WIB
Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond. (SMSolo/Joko Murdowo)
Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Kasus arisan fiktif di Boyolali mendapat perhatian Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond. Pihaknya meminta agar para korban arisan fiktif untuk melapor.

"Korban arisan fiktif di Boyolali diduga cukup banyak,” kata Kapolres, Kamis (26/8).

Terkait hal itu, pihaknya menyatakan, Polres membuka layanan pengaduan. Menilik, terduga pelaku dan tempat kejadian perkara (TKP) arisan fiktif ini berada di Salatiga. Sedangkan korbannya juga ada yang berasal dari luar Salatiga.

Baca Juga: SDIT Nur Hidayah Berjuang Perebutkan Juara 1 Lomba Gudep Mantap Kwarda Jateng 2021

"Saya sampaikan pada masyarakat. Apabila ada yang menjadi korban terkait arisan fiktif ini, saya himbau untuk melaporkan ke Satreskrim Polres Boyolali."

Ditambahkan, saat ini pihaknya sedang mendata jumlah korban bekerjasama dengan Polres Salatiga. Termasuk mendata total kerugian dan seberapa banyak yang menjadi korban arisan online situ.

Saat ini baru satu korban yang melapor. Sehingga Polres membuka layanan aduan untuk korban arisan fiktif lainnya. Karena belum diketahui pasti jumlah korban dan kerugiannya. Hingga kini masih banyak korban dari warga Boyolali yang belum melapor.

Baca Juga: Tersangka Korupsi Uang Retribusi, Lurah Pasar Prambanan Ditahan

"Mungkin korban ini merasa malu menjadi korban penipuan, atau merasa nilai kerugiannya juga tidak terlalu besar jadi ya udah, diikhlaskan."

Namun demikian, Kapolres tetap mengimbau korban yang mengalami kerugian tersebut untuk melapor. Baik nominal kerugiannya besar atau kecil. Hal itu bisa jadi landasan polisi untuk bergerak lebih lanjut.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Boyolali Mulai Vaksinasi Anak Dosis Kedua

Selasa, 18 Januari 2022 | 04:30 WIB

Tingkatkan Layanan, RSUPA Boyolali Tambah Tiga Gedung

Senin, 17 Januari 2022 | 16:38 WIB
X