Takut Ditangkap Polisi, Motor Curian Dikembalikan

15 Desember 2021
Takut Ditangkap Pak Polisi, Motor Curian Dikembalikan Lantaran takut ditangkap Pak Polisi, Eka alias NEP (24) mengurungkan niatnya mencuri sepeda motor Honda Beat AD 3675 AHC. Motor yang sudah ditangan pencuri itu dikembalikan lagi kepada pemiliknya. Warga Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten tersebut mengaku baru pertama mencuri. Dia takut dan bingung setelah membawa kabur motor milik Ngatiyem warga Bareng Kidul, Kelurahan Bareng, Klaten Tengah, Sabtu (11/12/21) pukul 06.00 WIB. Saking bingungnya, dia membawa sepeda motor berkeliling kota Klaten tanpa tujuan, bahkan dia memilih menginap di SPBU sambil membawa motor curian. Dia tidak berani pulang ke rumah. Akhirnya timbul niat untuk mengembalikan. Keesokan harinya, dia menghubungi orang tuanya minta diantar mengembalikan motor. Namun karena takut dimassa, maka orang tuanya menghubungi anggota polisi yang dikenalnya hingga kasus ini ditangani Polsek Klaten Kota. Cerita itu dikemukakan Kapolsek Kota Klaten AKP Noach Hendrik didampingi Kasu Humas Iptu Abdillah di Mapolres Klaten, Selasa (14/12/21). Berdasar pengakuan Eka, awalnya dia berniat main ke rumah teman, namun temannya tidak di rumah. Saat akan pulang, Eka alias NEP melihat di samping rumah temannya ada sepeda motor dengan kunci tergantung di motor. Oleh pemilik motor yakni Ngatiyem sepulang dari pasar, motornya diparkir di depan rumah. Dia buru-buru masuk rumah karena cucunya menangis, hingga kunci motor lupa diambil. Ditegaskan Kapolsek, sebenarnya pelaku tidak berniat mencuri, tapi melihat ada motor dengan kunci tergantung, timbul niat mengambil motor dan dibawa pergi. Karena bingung dan takut, timbul niat mengembalikan. Eka yang berniat mengembalikan motor curian mengubungi orang tua. Kemudian orang tua pelaku yang menjelaskan masalah tersebut ke petugas. Kasus ini kemudian ditangani Polsek Kota. Setelah itu Polsek yang menghubungi korban. Atas kejadian itu lalu dilakukan mediasi dan dibuat perjanjian perdamaian, korban mau memaafkan dan pelaku berjanji tidak mengulangi perbuatannya. Kasus ini akhirnya dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Setelah ada penyelesaian secara kekeluargaan, Kapolsek menyerahkan sepeda motor kepada pemiliknya yang diwakili anaknya, Suranto.

Video Lainnya

\
X